Tuesday, October 27, 2009

12:47 PM
Fenomena UFO memang terjadi. Selain bisa diteliti dari penelitian ilmiah, untuk penghayatannya bisa dilihat dari kitab suci Al-Quran.

Demikian disampaikan pengamat astronomi, Dedy Suardi ketika ditemui detikbandung di kediamannya di Ciburial, Jumat (4/4/2008). Menurutnya, selain bisa melakukan penelitian ilmiah juga bisa menghayati alam semesta dari kitab suci Al-Quran. Hal itu tercantum dalam QS. As-syura ayat 29 yang menyebutkan Allah menciptakan dabah yaitu makhluk hidup di seluruh jagat raya ini. Selain itu, tercantum dalam surat An-Nahl ayat 49 yang menyebutkan "...Hanya kepada Allah apa-apa yang ada di bumi ini bersujud..".

"Jadi, fenomena UFO itu memang ada," ungkap Dedy.Dedy menyimpulkan apa yang ada di alam semesta ini dikembalikan kepada Allah. Dia menekankan perbincangan UFO ini oleh orang-orang yang sudah menyatakan pernah melihat UFO, bukanlah untuk mencari popularitas atau perhatian. Hal itu bisa menjadi bahan perenungan.

"Kalau mau bisa diteliti dengan cara ilmiah atau bisa dengan pendekatan kitab suci Al-Quran," ujarnya.

Menurutnya, dalam fenomena makhluk asing ini sudah saatnya orang-orang jangan apatis atau skeptis untuk. Dedi mengaku sudah sering melihat benda-benda asing yang melintas. Dirinya siap jika penampakan UFO yang divideokan anaknya akan diteliti.

"Kebetulan, rumah yang di Ciburial ini dataran tinggi, saya sering melihatnya di rumah sejak tahun 90 an sejak tinggal di Ciburial," ungkap Dedi yang merupakan ayah kandung Ogi, yang juga melihat mengaku pernah melihat UFO.

Sebelumnya, ungkap Dedy, tahun 85 dia pernah melihat benda yang bulak-balik di bulan dari tepi ke tepi. "Hampir satu jam saya melihat itu," akunya. Saat itu, diapun sengaja memanggil tetangganya untuk memastikan. Hal yang sama pun dilihat oleh tetangganya.

Dedi mengatakan, menurut pengamatannya selama ini kalau di daerah tempat tinggalnya kebanyakan benda yang diduga UFO mengarah dari utara ke selatan atau selatan ke utara. Untuk masalah cuaca, biasanya benda tersebut datang kalau musim hujan sudah berlalu.

"Karena bekas hujan suka ada kabut. Biasanya sih kemunculannya bisa terlihat kebenarannya jika nggak terhalang awan," jelasnya.

Biasanya, lanjut Dedy, benda tersebut sering terlihat saat matahari mulai tenggelam. Sebab, masih ada sisa sinar matahari yang bisa memperjelas keberadaannya.

0 comments:

Post a Comment